Day. The commemoration of Kartini Day is based on the life story of RA Kartini who is widely regarded as a national Indonesian heroine in the women's rights and emancipation. RA Kartini was born on 21 st April, 1879 in Jepara, Central Java. Her father, Raden Mas Sosroningrat, was the chief of Jepara Regency. Pemain: Karjo, seorang pemulung. Memiliki anak 4 orang. Datang ke Jakarta sejak 20 tahun silam Siti, istri Karjo. Kerja sebagai pemulung juga Marni, adik Siti. Suaminya sudah meninggal. Sekarang punya anak 3 yang masih kecil kecil.Kerja sebagai buruh cuci di kompleks dekat jembatan Herman, pemulung, belum menikah, suka mabuk-mabukan Rubiyah Ayah : "iya nak, berkat mujizat Tuhan dan berkat doa kalian semua. Maafkan ayah ya". Eza : "maafin kita juga ya yah". Guru : "nah, sekarang saatnya kita bersenang-senang anak-anak". Semua : "yaaa selamat natal semua". *semua pemain meninggalkan panggung sementara, dan bersiap untuk masuk panggung kembali. Naskah teater Kartini Berdarah karya Amanatia Junda. S ini sangat cocok dilakonkan untuk memperingati Hari Kartini. Ibu Kartika. Berusia sekitar 45 tahun, seorang wanita karier,janda, penuntut pada anak semata wayangnya, dan over protektif. Bersama ini saya kirimkan Kumpulan Naskah Drama Islami yang sering sy pentaskan dalam rangka Hari Dibawah ini adalah Naskah Drama Kartini Berdarah Karya Amanatia Junda. S. TOKOH: Kartika: Seorang gadis berusia 17 tahun. Berambut panjang dikepang dua, berkacamata besar, seorang kutu buku, pendiam dan kurang pergaulan. Bu Sartika: Ibu Kartika. Berusia sekitar 45 tahun, seorang wanita karier, janda, penuntut pada anak semata wayangnya, dan Ibu Kartini cantik, enak dipandang. kau ingin hapuskan dinding perbedaan. Menengok bintang di angkasa. untuk selama-lamanya. Terlihat terang di waktu malam Ibu Kartini pejuang bangsa Tidak boleh dilupakan Gadis yang pikirannya sudah dicerdaskan, pemandangannya sudah diperluas, tidak akan sanggup lagi hidup di dalam dunia nenek moyangnya. R. A. .

naskah drama ibu kartini